Mahfud MD di Balik Putusan Mahkamah Konstitusi

Mahfud MD on the recordDalam waktu yang relatif singkat, kepemimpinan Prof. Mohammad Mahfud MD berhasil membawa Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi lembaga yang berwibawa untuk menguji konstitusionalitas semua aturan hukum kita. Keputusan-keputusannya adil, tidak memihak, tegas, disertai pertimbangan dengan nalar hokum yang dapat didiskusikan oleh semua pihak yang berkepentingan, termasuk oleh mereka yang mungkin tidak puas.

Citra imparsialitas MK itu tak terlepas dari figure ketuanya, yang meskipun berlatar belakang partai politik, namun berhasil membebaskan diri dari loyalitas kepartaian. MK telah mendekati idealnya sebuah Mahkiamah Konstitusi sebagaimana di negara-negara hukum modern yang tradisinya hukumnya jauh lebih tua.

Reputasi dan prestasi unggul ini sangat penting dipertahankan. Jika semua hakim konstitusi lebih hemat bicara, khususnya menyangkut undang-undang yang sedang, akan, dan telah diuji oleh MK, tentu reputasi tinggi ini semakin kokoh. (Taufik Kiemas (alm.), mantan Ketua MPR-RI).

Mahfud MD adalah orang yang sangat beruntung karena bisa berjalan-jalan di banyak ranah. Dari akademisi ke menteri, dari menteri ke politisi, dan dari politisi ke Mahkamah Konstitusi. Setelah jadi Ketua MK, apa lagi?

Saya menangkap kesan hidup Mahfud MD mengalir saja, tetapi pasti tidak menolak bila ada tantangan yang lebih dari sekedar Ketua MK. Kesan saya, banyak putusan MK karena pengaruh, sikap, dan pemikiran serta leadership dari seorang Mahfud. Track record Mahfud telah mengabarkan itu semua. (Marzuki Alie, Ketua DPR-RI).

Sosok Negarawan yang Langka

Mahfud MD merupakan sosok negarawan yang langka di indonesia. Sekali pun menjabat sebagai Ketua MK, kerap kali ia tampil sebagai sosok akademisi yang lugas. Namun, pribadinya yang sederhana mampu membawa MK menjadi lembaga yang dekat di hati rakyat.

Tentu saja prestasi tersebut tidak datang dengan mudahnya. Di dalamnya terkandung berbagai dinamika dan kendala yang tak pernah mencuat ke hadapan khalayak. Berbagai dinamika dan kendala yang tak pernah mencuat ke hadapan publik tersebut, dituangkan ke dalam bukuini.

Buku ini menceritakan kisah di balik pengambilan putusan-putusan fenomenal MK yang salah satunya dilakukan oleh Mahfud MD. Mahfud MD pun merangkum kasus-kasus kontroversial yang disidangkan MK dalam kurun waktu 19 Agustus 2008 hingga 31 Desember 2009, yaitu selama 500 hari sejak Mahfud MD terpilih sebagai Ketua MK.

Kasus-kasus tersebut dirangkum dengan maksud agar pembaca dapat lebih memahami perdebatan mau pun pertimbangan hukumnya. Dalam buku ini juga, Mahfud MD mengungkapkan dinamika yang terjadi terkait kasus-kasus yang disidangkan di MK yang selama ini hanya muncul sebagai desas-desus, mau pun peristiwa-peristiwa yang tidak pernah diungkap ke media.

Sebagai contoh, Mahfud bercerita mengenai persidangan yang memutar rekaman telepon Anggodo, berkaitan dengan rekayasa dalam kriminalisasi dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. Kasus kriminalisasi KPK yang meledak di media sebagai Cicak Melawan Buaya.

Dalam Bab 14 Geger Rekaman Rekayasa, Mahfud MD mengakui bahwa dirinya tidak pernah mendapat perhatian media dan masyarakat luas seperti ketika ia menghadapi kasus Bibit-Chandra. Mahfud pun mengungkapkan pertemuan Cikeas berkaitan dengan kasus Bibit-Chandra yang sempat menjadi isu di kalangan media kala itu.

Buku itu pun mengisahkan perjalanan seorang Mahfud MD hingga berhasil sampai pada posisinya yang sekarang. Ia pun pernah mengalami kegagalan, yang justru baginya merupakan ultra petita dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Adanya buku ini diharapkan agar Indonesia memiliki catatan, atau bahkan teladan, tentang salah satu model kepemimpinan di negeri ini. Lebih luas lagi, buku ini diharapkan mampu memberi inspirasi bagi pembaca dalam menegakkan keadilan dan demokrasi di mana pun berada.

Judul buku : On The Record, Mahfud MD di Balik Putusan Mahkamah Konstitusi
Jumlah halaman : 252
Penerbit : Rajawali Pers, Raja Grafindo Persada
Tahun Terbit : 2010
Penulis :  Rita Triana Budiarti

Rekaman KPK Diputar Di MK (03/11/09)

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 05/08/2013, in Buku, Video and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: