Mahfud MD dalam Kisaran Koalisi Partai Islam

Mahfud MD calon presiden RI

Mahfud MD dinilai pantas diusung menjadi calon presiden oleh semua partai Islam, karena mengerti permasalahan Indonesia, memiliki solusi yang bertumpu pada penegakan hukum, dan berintegritas. Sosok Mahfud MD dinilai lebih menjanjikan, karena memiliki basis politik di PKB dan basis sosial di Nahdlatul Ulama. 

Langkah Mahfud MD menolak ikut Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat seharusnya bisa menjadi pertimbangan partai-partai Islam untuk berkoalisi mengusungnya menjadi calon presiden. Hal itu bisa menguntungnya keduanya, baik koalisi partai mau pun Mahfud MD.

“Saya kira dengan melakukan sosialisasi intens, itu caranya, tidak ada alternatif lain kecuali melalui koalisi partai Islam karena Pak Mahfud batal ikut konvensi,” kata Bachtiar Ali, pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta.

Dalam perhitungannya, bila partai-partai Islam berkoalisi, maka perolehan suaranya mencapai lebih dari 20 persen suara nasional. Namun, Bachtiar mengakui, koalisi partai Islam tak mudah dilakukan karena belum pernah terjadi pada masa-masa sebelumnya.

“Jadi maukah partai Islam berkonsensus menentukan capresnya sendiri, dalam hal ini adalah mengusung Mahfud MD?” ujarnya.

Respons Partai Islam

Partai-partai Islam seharusnya merespons cepat keinginan Mahfud MD untuk maju sebagai calon presiden. Mahfud dinilai sebagai calon yang mumpuni dan belum menentukan kendaraan politik yang akan digunakannya pada pesta demokrasi lima tahunan itu.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyatakan, peluang terbaik Mahfud maju sebagai calon presiden adalah bila diusung oleh partai-partai Islam.

“Mungkin partai Islam tidak punya sejarah untuk berkoalisi dan menyodorkan satu calon. Ini saatnya, kalau ini terjadi luar biasa sekali,” kata Siti Zuhro, dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu lalu.

Mahfud MD telah berulang kali menyatakan diri siap menjadi calon presiden 2014-2019. Meski secara historis memiliki hubungan dengan PKB, tetapi Mahfud belum memutuskan maju menjadi calon presiden melalui partai mana pun.

Mahfud MD  bahlkan sempat diundang Komite Konvensi Partai Demokrat, tetapi akhirnya membatalkan keikutsertaannya, karena menganggap aturan konvensi yang tidak transparan.

Koalisi Partai Islam Sulit Terwujud

Koalisi partai bernuansa Islam untuk mengusung Mahfud MD sebagai calon presiden dinilai sulit terwujud. Sebab, meski bernuansa Islam, partai-partai itu tidak dalam satu mazhab.

“Berani nggak itu? Mazhabnya berbeda. Tidak sulit kalau seperti Ikhwanul Muslimin di Mesir. Dulu pernah dilakukan oleh Gus Dur dan Amien Rais yang membuat irisan kepentingan di poros tengah,” kata Usman Rachman, CEO Lembaga Klimatologi Politik (LKP) dalam sebuah diskusi yang digelar di Jakarta, Senin lalu.

Ia meyakini, sosok Mahfud pun akan menuai perdebatan di antara partai-partai tersebut. “Mahfud punya peluang, tapi yang lain bagaimana? Mahfud dengan Yusril (Ihza Mahendra) kan sering berseteru,” ujarnya.

Sejumlah pengamat menilai saat ini adalah waktu yang tepat agar partai bernuansa Islam berkoalisi mengusung satu calon presiden. Di antara sederet nama, sosok mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dianggap yang paling tepat untuk diusung menjadi calon presiden dari koalisi partai Islam.

Para pengamat menghitung, jika partai bernuansa Islam berkoalisi, perolehan suara nasional akan mencapai lebih dari 20 persen. PKB, PPP dan PKS juga menilai Mahfud MD layak dipertimbangkan untuk diusung menjadi calon presiden. Elektabilitas, kemampuan, dan integritas Mahfud dianggap memenuhi kriteria sebagai calon presiden. (kompas)

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 03/09/2013, in Berita, Video and tagged , . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: