Mahfud MD – Korupsi Bisa Buat Negara Hancur

Mahfud MD

Mohammad Mahfud MD, mantan ketua Mahkamah Konstitusi, menilai kehancuran sebuah negara diawali dengan banyaknya kasus korupsi, curi jabatan dan kekuatan, serta lemahnya keadilan yang berimbas masyarakat tidak percaya  lagi kepada pemerintah. Seperti yang terjadi pada negara-negara di zaman dulu. 

”Indonesia sekarang mengalami hal seperti itu. Diawali tindakan korupsi, konflik antar elite atau kalau kerajaan konflik antar pangeran dan akhirnya pecah. Jika hal itu terus terjadi di Indonesia, kehancuran negara ini akan tiba,” ungkap Mahfud MD dalam orasi ilmiahnya di Wisuda II Program Sarjana Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Agama Islam Syaichona Moh Cholil, Sabtu lalu di Gedung Serba Guna Ratoh Ebuh, Bangkalan.

Mahfud menjelaskan, ketika korupsi di sebuah negara sudah akut, keadilan bagi masyarakat semakin menurun. Saat itu pula, masyarakat akan berontak dan melakukan perlawanan.

“Kenapa harus ikut pemerintah jika tidak ada keadilan. Sementara korupsi masih saja terjadi,” jelasnya.

Maka dari itu, untuk menghindari perlawanan masif dari masyarakat, birokrasi pemerintahan dan peradilan di Indonesia harus ditata kembali untuk menutup atau mempersempit potensi-potensi tindakan korupsi.

”Ini (korupsi) kan sudah parah sekali dan harus dibersihkan dengan mengurai satu persatu dengan tujuan menemukan cara penyelesaiannya,” kata Mahfud. (tribunews)

Indonesia Terpuruk Karena Korupsi Merajalela

Dalam dialog kebangsaan di Kupang, Prof Dr Mohammad Mahfud MD, mengatakan bersedia maju sebagai calon presiden untuk memperbaiki kondisi negara. Menurut Mahfud, Indonesia sedang terpuruk karena korupsi sudah merajalela.

“Saya niat maju presiden semata-mata untuk memperbaiki kondisi negara dalam keadaan terpuruk akibat korupsi merajalela,” jelas Mahfud dalam dialong bersama perwakilan tokoh agama di Restauran Nelayan.

“Masyarakat  kita pasti  ingin memperbaiki secara bersama-sana penyakit korupsi yang mewabah di mana-mana,” ujar mantan Menteri Pertahanan era Presiden Gus Dur.

Menurut Mahfud, untuk memberantas korupsi yang sudah akut, diperlukan banyak tahapan seperti salah satunya dengan melakukan pendekatan secara etnis, budaya dan agama.

“Tapi kita harus melewati berbagai langkah. Langkah yang perlu kita lewati, yakni pendekatan secara etnis, budaya dan agama. Sebab, kalau kita kuatkan pendekatan tersebut akan sama-sama mengawal negara ini dari belenggu korupsi,” kata Mahfud.

Sementara Romo Antonius Tukan pada kesempatan itu menilai, soal korupsi perlu ada gerakan secara bersama untuk mengatasinya. “Kita harus sadar saat ini, harus sama-sama kita perbaikan langkah ini demi memajukan bangsa ini dari belenggu korupsi,” katanya. (nu)

Pandangan Mahfud MD Tentang Korupsi di Indonesia

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 28/09/2013, in Berita, Video and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: