Mengenal Mahfud MD si Hakim Fenomenal

Mahfud MD ketua Mahkamah Konstitusi (MK)

Muhammad Mahfud MD sudah banyak diulas dalam berbagai tulisan, baik di media dunia nyata maupun dunia maya. Muhammad Mahfud lahir di Sampang, Madura, Jawa Timur 13 Mei 1957. Menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013 menggantikan Jimly Asshiddiqie. Sebelumnya Mahfud pernah menjadi Menteri Pertahanan (2000-2001), Menteri Kehakiman dan HAM (2001) serta anggota DPR. 

Sebagai seorang Nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama) yang taat, Mahfud dikenal sangat dekat dengan Gus Dur. Bisa dikatakan dia adalah murid terbaik Gus Dur. Bahkan banyak kalangan menduga bahwa sikap dan orientasi politiknya sangat dipengaruhi oleh sosok seorang Gus Dur. Sebagai warga NU dan murid Gus Dur, dia memiliki toleransi yang tinggi terhadap perbedaan.

Komitmen Mahfud MD terhadap NKRI tidak perlu diragukan. Sebagai tokoh yang sejak kecil dididik di pesantren, keimanannya juga tidak ada yang mempertanyakan lagi. Sebagai seorang akademisi, dia punya seabrek prestasi,  terutama dalam hal produktivitas dalam melahirkan karya tulis. Dia secara gemilang berhasil mencatatkan rekor sebagai guru besar tercepat dalam usia muda.

Hal menarik dari sosok Mahfud MD adalah bukan tipe seorang politisi yang munafik. Mungkin ini pengaruh seorang Gus Dur. Dibanding banyak politisi kita yang sering menyembunyikan ambisinya Mahfud MD justru tidak segan-segan bercerita apa adanya. Sebagai contoh, dia pernah bercerita bagaimana mengharapkan jabatan sebagai menteri di kabinet SBY yang akhirnya tidak kesampaian.

Dari peristiwa “kegagalan” tersebut beliau justru mendapat hikmahnya terpilih sebagai seorang Ketua MK. Sikap uniknya tersebut bisa jadi kekurangan seorang politisi tetapi bisa jadi juga menjadi kelebihan. Karena publik justru akan melihat beliau sebagai manusia biasa. Apalagi ada kecenderungan publik sudah bosan dengan pemimpin yang jaim dan palsu. Disinilah sesungguhnya kekuatan seorang Mahfud MD.

Masih ingat kan Pilkada DKI? Bagaimana publik lebih bersimpati kepada calon pemimpin yang polos dan apa adanya dibanding tokoh “menara gading”? Ada korelasi pemilih Indonesia yang semakin cerdas akan memilih pemimpinnya secara lebih realistis. Inilah keuntungan bagi Mahfud MD.

Hal yang paling menonjol dari seorang Mahfud MD adalah sikap lugasnya. Dalam banyak kesempatan seringkali dia membuat pernyataan yang menghebohkan. Namun tampaknya sikap lugasnya lebih mencerminkan dia sebagai pribadi yang jujur terhadap diri sendiri. Sebuah kualitas yang langka saat ini. Dia berbeda dengan Gus Dur yang seringkali dianggap membuat blunder dengan sikap lugasnya, sikap Mahfud MD tidaklah demikian. Pernyataan-pernyataannya menjadi sangat powerfull, karena didukung oleh fakta dan kepakarannya di bidang hukum.

Hakim yang Berani

Sikap lugas Mahfud MD sangat mewarnai kiprahnya sebagai Ketua MK, sehingga di bawah kepemimpinannya, MK berhasil menjadi lembaga yang sangat dihormati. MK berhasil menjadi lembaga yang powerfull. MK benar-benar menjadi lembaga yang tidak bisa ditawar-tawar. Banyak sudah keputusan MK yang fenomenal dan membawa dampak besar bagi negeri ini.

Mungkin publik masih ingat keputusan MK yang mengabulkan permohonan uji materi UU Kejaksaan dari Yusril Ihza Mahendra yang menyebabkan Hendarman Supandji mendadak sontak kehilangan legalitasnya sebagai Jaksa Agung Republik Indonesia. Lalu keputusan MK yang membubarkan BP Migas, juga bisa dianggap sebagai prestasi fenomenal MK di bawah kepemimpinan Mahfud MD.

Namun bukan berarti kepemimpinan Mahfud MD di MK bebas dari cobaan. Salah satunya adalah kasus Refly Harun. Diawali dari tulisan Refly Harun di salah satu media nasional yang menyebutkan bahwa dia menjadi saksi proses penyuapan seorang hakim MK. Atas tuduhan ini dia tanpa segan-segan justru mengangkat Refly Harun sendiri sebagai ketua tim investigasi kasus di tubuh MK, sambil melontarkan pernyataan akan mundur sebagai ketua MK apabila terbukti benar adanya hakim MK yang menerima suap. Sikap elegan yang sangat jarang terlihat dari para pemimpin negeri ini. Dan Refly Harun tidak mampu membuktikan tuduhannya.

Dari kejadian tersebut masyarakat bisa menilai bahwa Mahfud MD adalah sosok pemimpin yang menjunjung tinggi sikap kejujuran. Beliau juga bukan tipe pemimpin yang sangat mencintai jabatannya sehingga bersedia menjual integritas dan prinsipnya demi mempertahankan jabatan. Sikap yang tidak mau dipenjara oleh jabatan itu dipeliharanya secara konsisten dan berulangkali dibuktikannya.

Terakhir terjadi pada perseteruan antara Mahfud MD dengan Sudi Silalahi berkenaan dengan isu mafia narkoba di istana yang dilontarkannya. Dalam salah satu tayangan acara ILC (Indonesia Lawyers Club) Mahfud MD melontarkan pernyataan yang sangat berani.

“Saya tantang Pak Sudi untuk membuktikan, kapan dan kasus apa pelanggaran yang dilakukan MK. Jika itu terbukti saya akan mengundurkan diri,” kata Mahfud MD. Sikap berani seperti itu hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang benar-benar merasa dirinya bersih. Dan pihak yang ditantang biasanya terdiam.

kasus cicak melawan buayaMahfud MD juga dikenal memiliki empati yang sangat besar terhadap gerakan anti korupsi di negeri ini. Dan sudah dibuktikannya berulang kali. Pada kasus yang menimpa mantan pimpinan KPK Bibit-Chandra yang terkenal dengan kasus “Cicak vs Buaya” itu, dia berdiri paling depan.

Saat itu dengan beraninya Mahfud MD membuat terobosan yang menggemparkan dengan mengijinkan media meliput secara langsung diperdengarkannya rekaman perbincangan Anggodo Widjoyo di sidang MK. Kontan publik negeri ini dibuat terperangah, dan dukungan terhadap Bibit-Chandra pun semakin meluas.

Dalam kasus korupsi simulator SIM yang melibatkan beberapa pejabat Polri pun Mahfud MD tidak segan-segan menunjukkan keberpihakannya. Beliau merupakan tokoh pertama yang datang ke gedung KPK memberi dukungan. Langkah Mahfud MD ini akhirnya diikuti oleh tokoh-tokoh lainnya.

Namun prestasi gemilangnya sebagai ketua MK tersebut sedikit ternoda dengan adanya kasus pelanggaran kode etik yang dilakukan salah satu hakim MK. Meskipun Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi akhirnya mengundurkan diri, namun hal tersebut tidak menghapuskan noda yang sudah terlanjur diciptakannya.

Negarawan Harapan Rakyat

Sebagai negarawan, Mahfud MD adalah sosok yang mampu meningkatkan martabat bangsa di mata internasional. Berulang kali dalam pernyataannya beliau mengajak masyarakat untuk merasa bangga menjadi orang Indonesia. Di saat rakyat meragukan integritas para pemimpin dan wakilnya akibat korupsi yang merasuk hingga ke sendi-sendi terkecil kehidupan bangsa, maka kehadiran pemimpin yang memiliki integritas yang tidak diragukan adalah harapan seluruh rakyat.

Kalau bisa dikatakan sebagai kekurangan, dari segi fisik Mahfud MD bukanlah sosok yang cukup menawan. Ini bisa jadi masalah mengingat SBY dahulu cukup terbantu oleh suara ibu-ibu yang terpesona oleh penampilannya yang tinggi, besar, gagah, dan santun. Namun rasanya rakyat sudah semakin cerdas dan cukup belajar. Faktanya Jokowi yang berwajah ndeso itu justru jadi idola sekarang.

Mungkin kendala terbesar Mahfud MD dalam proses pencapresannya adalah terbatasnya sumber daya finansial. Pemenang selalu menemukan jalan, tetapi pecundang selalu menemukan alasan. Apakah Mahfud MD seorang pemenang atau pecundang?

Memang cukup disayangkan apabila hanya karena keterbatasan finansial akhirnya kita kehilangan opsi dalam memilih pemimpin terbaik. Sejarah telah mengajarkan bahwa tokoh-tokoh besar memiliki kemampuan mengubah kelemahan menjadi kekuatan utama mereka.

Kelemahan dari sisi finansial Mahfud MD sesungguhnya justru dapat dirubah menjadi kekuatan. Caranya adalah dengan menggalang partisipasi publik seluas-luasnya. Disini kemampuan komunikasi dan branding sangat berperan. Perlu ada sosialisasi kepada rakyat agar menyadari bahwa seorang Mahfud MD dibutuhkan oleh negeri ini.

Dengan partisipasi publik yang besar, maka tidak ada kekuatan finansial apapun yang akan mampu menandinginya. Dan yang terpenting, dia akan berhutang budi hanya kepada rakyat. Bukan kepada perseorangan atau golongan tertentu yang berpotensi besar membelenggu kemandirian Mahfud MD dalam memimpin bangsa ini nantinya. (adib alobatnic – chirpstory.com/li/124815)

Interview Mengenai Mahfud MD

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 28/09/2013, in Artikel, Video and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: