Mahfud MD Tertawa Saja Membayangkan Jimly

mahfud md - kahmi
Mohammad Mahfud MD mengaku tertawa saat membaca berita bahwa dirinya juga bermasalah sebagaimana pernyataan mantan pendahulunya di MK, Jimmly Asshiddiqie. Menurut Mahfud, dirinya mempersilakan Jimly lapor ke KPK jika memang punya data.

“Silahkan saja, dibongkar saja, saya sama sekali tidak takut. Yang kirim data lewat email itu siapa? Sebagai orang yang paling pintar di dunia, kalau punya data, Pak Jimmly segera melapor saja ke KPK. Beres,’’ tantang Mahfud MD, Rabu lalu.

Jimly Asshiddiqie, juga mantan Ketua MK, dikenal sebagai intelektual. Karenanya Mahfud berharap Jimly tak asal mengumbar tudingan.

“Pak Jimmly itu senior saya dan orangnya sangat pandai di dunia, maka omongannya saya percaya 200 persen. Oleh sebab itu, segera lapor saja ke KPK tentang segala hal yang menyangkut saya. Saya juga membayangkan bagaimana wajah Jimlly saat membaca pernyataan saya,” katanya.

Memang banyak orang yang memanfaatkan kasus Akil Muchtar untuk melaporkan berbagai kasus. Mereka cuma mau mencari-cari kesalahan orang saja. Jimly Asshiddiqie menyatakan bahwa dia baru saja mendapat beberapa data mengenai kasus yang diduga terkait dengan Mahfud MD.

“Nih saya baru dikirim email sama data-data. Ada sekitar sepuluh kasus lah, kemudian Mahfud itu ada berapa kasus gitu saya lupa, termasuk adiknya yang terima uang dan lain sebagainya,” ujar Jimly di kantornya, Jakarta, Selasa lalu.

Namun guru besar hukum itu enggan menyebut siapa pengirim email itu. Jimly yang kini memimpin Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) ini menilai, bahwa banyak pihak yang akan memanfaatkan kasus Akil ini untuk melaporkan berbagai kasus hakim MK.

“Ya itu ulah orang yang cari-cari saja. Nah, cuma kalau dicari-cari ya ada saja kesalahan orang, dan ini kan namanya ngorek-ngorek. Semua hakim dikorek-korek, termasuk Mahfud,” katanya.

Meski begitu, Jimly berharap kasus yang menimpa Akil ini bisa dilihat secara murni, bukan menyamaratakan pandangan. “Jadi kita harus selamatkan MK nya, karena bukan lembaganya yang salah tapi manusianya itu yang salah karena menyalahgunakan jabatan,” pungkasnya.

Seneng Sama Wartawan

Mahfud MD menyindir Ketua DKPP, Jimmly Asshiddiqie yang mengaku memiliki data kasus-kasus yang melibatkan dirinya. Pasalnya, pengakuan Jimly hanya dilontarkan kepada media dan bukan ke aparat penegak hukum.

“Dia kan ahli hukum jadi harusnya tahu bahwa itu harus dilaporkan ke KPK. Tapi ngomong ke wartawan juga nggak apa-apa, dia kan memang senengnya cari-cari wartawan. Jadi ngomong ke wartawan juga, laporkan ke KPK juga,” kata Mahfud dengan mimik datar di gedung MK, Jakarta, Rabu lalu.

Mahfud menegaskan, dirinya tidak takut jika Jimly menyerahkan data-data tersebut kepada KPK. Ia pun dengan senang hati akan datang ke kantor komisi antirasuah itu jika dipanggil gara-gara data tersebut.

Mahfud memang tidak menganggap serius pernyataan Jimly. Ia malah mengaku tertawa terbahak-bahak saat pertama kali membaca tentang pengakuan mantan Ketua MK tersebut.

“Saya tertawa terbahak-bahak tadi sampai terkencing-kencing membayangkan Jimly Asshiddiqie,” ujar mantan Menteri Pertahanan ini.

Saat ditanya apakah dirinya memiliki masalah pribadi dengan Jimly, Mahfud enggan menjawab. Ia hanya menggeleng-gelengkan kepala menanggapi pertanyaan awak media.

Jimly dan Mahfud Diminta Berhenti Berseteru

Dua mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie dan Mahfud MD diminta tidak membuka perseteruan disaat MK tengah mendapat sorotan publik terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Akil Mochtar, Ketua MK non aktif.

Pakar hukum Tata Negara Universitas Khairun Maluku, Margarito Kamis menyayangkan bila perseteruan kedua tokoh yang menyandang status negarawan itu diteruskan.

“Jujur saya menyesalkan. Bagaimanapun keduanya pernah ketua MK, satu pendiri dan peletak dasar sistem MK, Prof Jimly, kemudian kepemimpinannya di MK dilanjutkan Mahfud. Menurut saya ini sangat tidak elok, disaat situasi seperti sekrang,” kata Margarito Kamis.

Sebelumnya Jimly menyatakan punya data tentang beberapa kasus yang diduga terkait dengan Mahfud MD. Namun Jimly tak mengungkap kasus apa saja yang dia maksud. Pernyataan Jimly itu ditertawakan oleh Mahfud. Bahkan Mahfud menantang seniornya itu melapor ke KPK dan membongkar data tersebut.

“Sudahlah, mendingan demi bangsa, demi MK, saya sarankan pada dua senior saya itu sudahi polemik itu. Mari bicara soal penyelamatan konstitusi. Biarkan KPK bekerja,” pinta Margarito. (jpnn)

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 09/10/2013, in Berita and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. Max Lawalata

    Jimly katakan punya data tentang beberapa kasus yang diduga terkait dengan Mahfud MD sementara Mahfud MD tertawa dan menantang Jimly untuk melapor ke KPK dan membongkar data tersebut. Salah satu pasti benar.

  2. Jimmy ngiri aja ama Pak Mahfud MD …Di era Mahfud MK berkibar …. paksa aja supaya Jimmy melapor ke KPK, dengan segala konsekuensinya. Kalau laporannya “Bodong” ya dia bisa merasakan ransum penjara. Himbauan supaya berhenti berseteru itu cukup ditujukan ke Jimmy saja, karena kalau kita baca lagi berita – berita di koran, Pak Mahfud selalu menghormati mantan pendahulunya itu, tapi Jimmy aja yg selalu menyerang Mahfud MD…buka lagi berita – berita yg dulu…

  3. krisna utama

    Semoga kebenaran akan terungkap. Jgn jd manusia munafik.

  1. Ping-balik: Jimly Asshiddiqqie Ragukan Data Keterlibatan Mahfud MD | Sahabat Mahfud

  2. Ping-balik: Majelis Kehormatan MK Lengserkan Akil Mochtar | Sahabat Mahfud

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: