Mahfud MD Layani Pengaduan Konstitusi di MMD Initiative

Mahfud MD

Mohammad Mahfud Md membuka posko untuk melayani pengaduan konstitusi oleh masyarakat. Posko itu dibentuk setelah tertangkapnya Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena kejadian itu, masyarakat menjadi kecewa sehingga untuk membenahinya Mahfud berinisiatif membuka Posko Pengaduan Konstitusi ini. 

“Jika masyarakat ada yang tidak puas dengan kinerja MK, bisa melapor ke sini nanti,” kata Mahfud, di Kantor MMD Initiative, Jalan Dempo Nomor 3, Matraman Dalam, Jakarta Pusat,Jumat.

Mahfud menjelaskan, posko ini penting karena masyarakat yang tidak puas atas keputusan MK tak tahu harus mengadu ke mana. Laporan yang ditangani posko mencakup dua hal. Pertama, jika ditemukan dugaan korupsi terhadap suatu hakim, maka akan diproses secara hukum dengan melibatkan para penegak hukum.

“Tetapi harus jelas dan ada indikasi korupsinya. Jangan gara-gara perkaranya ditolak lantas langsung melapor ke sini. Soalnya kalau laporan biasa tanpa ada bukti, ya kami tidak akan menanggapinya,” ujar Mahfud.

Kemudian yang kedua, jika ditemukan pelanggaran etika hakim terhadap putusan, maka akan dilakukan eksaminasi.

“Eksaminasi memang tidak bisa membatalkan putusan. Hanya jika ditemukan pelanggaran hakimnya bisa diproses secara hukum,” kata Mahfud.

Rencananya, posko pengaduan konstitusi itu akan mulai bekerja secara intensif seminggu usai Idul Adha. Adapun kuasa hukum yang tergabung dalam posko pengaduan konstitusi ini adalah orang-orang yang cukup kompeten di bidangnya, antara lain Soleh Amin, Ary Yusuf Amir, dan Myrna Safitri.

Sebagai dewan pembina, Mahfud akan tetap memantau tiap-tiap pengaduan yang datang. “Saya yang akan memonitor setiap hari, kapanpun waktunya,” tegasnya.

Dia menegaskan, posko pengaduan etik ini akan dipegang oleh orang-orang yang kredibel di bidangnya. “Posko ini tak main-main, orang-orang profesional secara kredibilitas dan integritas yang ada dalam posko ini,” kata Mahfud.

Menurutnya, posko tersebut hanya melayani 2 jenis pengaduan saja. Yakni, terkait etika hakim MK dan dugaan suap hakim MK atas keputusannya.

“Jika mencakup korupsi atau penyuapan, maka kita akan beri konsultasi dan melanjutkan memproses ke KPK, kejaksaan dan kepolisian, tentu dengan syarat ada bukti indikasi awal,” kata Mahfud.

Gaji Hakim Konstitusi Sangat Memadai

Penangkapan Akil Mochtar mengejutkan khalayak. Dia diangkut dari rumahnya oleh KPK dengan tuduhan menerima suap. Orang pun bertanya-tanya, mengapa hakim dengan jabatan tinggi seperti Akil bisa tersandung masalah suap? Kecilkah gaji hakim konstitusi?

Menurut Hamdan Zoelva, Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, gaji hakim konstitusi sebenarnya sangat memadai untuk hidup di Jakarta.

“Kisaran Rp 50-100 juta. Itu lebih dari cukup untuk hidup mewah. Untuk hakim yang ‘rusak’ jumlah gaji tersebut cukup untuk membiayai lima istri, kok, tergantung produktivitas, he-he-he,” kata Hamdan.

Jika rajin, produktivitas tinggi hakim juga bisa dapat tambahan duit lagi. Setiap kali satu perkara diputus, sang hakim bisa menerima uang tambahan Rp 4,5 juta.

Tahun 2012-2013 adalah “musim panen” bagi hakim konstitusi. Pada periode itu, intensitas sengketa hasil pemilihan sangat tinggi. “Dalam sehari, kami bisa menyidangkan empat perkara,” Hamdan menambahkan.

Akil diduga menerima banyak uang suap. Dari rumahnya, KPK menyita uang Rp 3 miliar. Akil juga dituding menerima uang dari pihak yang berperkara lewat perusahaan yang dikomandani istrinya. Bisnis Istri Akil ini menggarap berbagai bidang dari perkebunan hingga batu bara. Perusahaan berbasis di Pontianak itu, bernama CV Ratu Samagat, diduga menerima uang sekitar Rp 100 miliar. Saat ini KPK sudah memblokir rekening Akil Mochtar. (tempo)

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 11/10/2013, in Berita and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: