Mahfud MD – Keadilan jadi Nasionalisme di Masa Depan

Mahfud MD nasionalisme

Mohammad Mahfud MD berpendapat, bahwa keadilan dalam menegakkan hukum adalah basis nasionalisme Indonesia di masa depan. Oleh karena itu dibutuhkan kesadaran kolektif untuk mewujudkan itu. Bukan hanya di eksekutif dan legislatif saja, tapi juga seluruh rakyat Indonesia. 

“Basis nasionalisme ke depan itu bukan senjata, bukan pula postur tentara, polisi, tetapi adalah keadilan dalam penegakan hukum,” kata Mahfud dalam wisuda Sekolah Tinggi Teknologi Informasi Indonesia di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu.

Menurut Mahfud MD, ancaman nasionalisme sekarang bukanlah musuh yang harus dihadapi tentara atau polisi, tetapi adalah ketidakadilan. “Lawan ketidak adilan adalah rakyat,” tegas Mahfud.

Saat ini tidak ada satu tempat pun yang tidak ada kesalahan, sehingga diperlukan kesadaran kolektif mulai dari eksekutif, legislatis dan masyarakat yang juga memberikan kontribusi terhadap kesalahan itu.

“Jika keadaan masih terus menerus seperti sekarang, maka hanya ada dua pilihan, yakni pilihan pertama adalah negara akan hancur karena rakyat tidak taat lagi kepada negara dan pemerintahannya. Atau pilihan kedua, yakni harus ada seorang tiran yang kuat dan kejam, sehingga mampu mewujudkan negara yang aman,” katanya.

Tentu, siapapun tidak ingin keduanya. “Karena itu, kita harus mencari pemimpin yang kuat di masa depan, yakni pemimpin yang punya visi, punya keberanian, tampil secara bersih dan harus dimulai dari semua lini, bukan hanya dari eksekutif dan legislatif,” jelasnya.

Mengenai menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara, seperti Mahkamah Konstitusi yang digoncang kasus dugaan suap Ketua MK nonaktif, Akil Mochtar, Mahfud mengatakan langkah-langkah untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat itu sudah dilakukan.

“Sekarang langkah mengembalikan kepercayaan masyarakat sudah dilakukan, di antaranya dengan pemeriksaan Akil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lalu MK sudah membentuk majelis kehormatan,” ujarnya.

Namun MK tidak bisa bersih sendiri kalau lingkungan masyarakatnya tidak bersih dan lingkungan lembaga negara yang lain juga tidak bersih. Jadi, semuanya harus bersih. Dan itu kesadaran kolektif yang dibutuhkan,” pungkas Mahfud MD. (antara)

Pandangan Mahfud MD Tentang Korupsi di Indonesia

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 12/10/2013, in Berita, Video and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: