Mahfud MD Sambut JK Masuk Bursa Capres PKB

Mahfud MD dan JK bakal Capers PKB

Mohammad Mahfud MD menilai, bakal calon presiden yang diusung PKB perlu ditambah. Ia menganggap baik masuknya Jusuf Kalla sebagai salah satu kandidat capres PKB. Selama ini, PKB baru memunculkan dua nama, yaitu mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD dan penyanyi dangdut Rhoma Irama. 

“PKB kan calonnya cuma tiga. Saya rasa memang harus ditambah. Konvensi Partai Demokrat saja sembilan orang,” kata Mahfud MD, seusai memberikan kuliah umum bagi PNS Pemprov DKI Jakarta, di Balaikota Jakarta, Selasa pagi.

Bagi Mahfud MD, masuknya nama Jusuf Kalla akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memilih tokoh yang dianggap layak menjadi pemimpin bangsa.

“Yang terpenting, nama yang muncul murni merupakan suara akar rumput, dan sejalan dengan azas, prinsip, serta sevisi dengan partai tersebut,” kata Mahfud.

Namun hingga kini, nama-nama yang muncul baru dalam tataran wacana. Keputusan final PKB tentang calon yang akan diusung menunggu hasil pemilihan legislatif.

“Belum ada yang final. Nama-nama itu kan baru disampaikan hanya sebagai aspirasi. Finalnya itu mungkin April, Juni 2014 mendatang,” ujarnya.

PKB Condong kepada JK atau Mahfud MD

PKB melakukan analisa terhadap figur-figur yang dianggap potensial untuk diusung menjadi capres pada Pemilihan Presiden 2014. Nampaknya pilihan PKB condong kepada Mahfud MD dan Jusuf Kalla. Mereka dianggap memiliki akseptabilitas yang kuat. Penilaian itu berdasarkan masukan dari pimpinan dan kader PKB di sejumlah daerah.

“Faktornya karena publik menganggap dua-duanya berpengalaman, baik di legislatif maupun eksekutif. Bahkan Mahfud MD mampu menunjukkan reputasi baik ketika menjabat di MK,” kata Abdul Malik Haramain, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Selasa lalu.

Selain itu, anggota Komisi II DPR itu menambahkan, Mahfud dan Jusuf Kalla juga memiliki citra yang baik di mata masyarakat. Keduanya dinilai tidak memiliki catatan hitam atau tidak pernah terjerat masalah hukum serius.

Komunikasi PKB dengan Mahfud dan Jusuf Kalla telah terjalin sejak lama. Bahkan, beberapa waktu belakangan ini semakin intens. Mahfud dan Jusuf Kalla sama-sama memiliki kedekatan dengan elite Nahdlatul Ulama dan kalangan Nahdliyin.

“Tapi kita terus membuka semua kemungkinan, mengukur sejauh mana akseptabilitas figur tersebut. Pada saatnya nanti akan kita tentukan dalam forum resmi dan legitimate, bahkan kemungkinan figur-figur itu bisa dipadukan atau dipaketkan,” ujarnya.

Ada 7 alasan Dukung JK

Dewan Pimpinan Wilayah PKB se-Kalimantan dan Nusa Tenggara Barat, berkumpul di Jakarta dan membuat pernyataan dukungan untuk mengusulkan Jusuf Kalla sebagai calon presiden 2014-2019.

Mereka menjagokan Jusuf Kalla, karena dianggap memiliki kapabilitas dan kredibilitasnya sebagai negarawan sudah terbukti. Kalla juga dianggap mampu menangani konflik dan mempersatukan bangsa Indonesia yang beragam dan pluralistik.

”Jusuf Kalla itu pilihan terbaik. Beliau juga punya sejarah dan banyak prestasi. Beliau itu dulu the real president,” kata Zairullah.

Setidaknya, ada tujuh alasan yang menjadi dasar dukungan terhadap pencalonan JK yang dituangkan dalam surat pernyataan dukungan yang ditandatangani sejumlah pimpinan wilayah tersebut di Jakarta hari ini.

Pertama, kapabilitas dan kredibilitas sebagai negarawan sudah terbukti saat menjadi wakil presiden.

Kedua, kemampuan JK menangani konflik dan mempersatukan bangsa Indonesia yang beragam dan pluralistik. Misalnya, perannya mendamaikan pihak-pihak yang berkonflik di Poso, Ambon, dan Aceh.

Ketiga, JK sudah terbukti mampu memecahkan masalah pemerintahan dan kenegaraan, bukti sebagai teknokrat yang unggul.

Keempat, JK mempunyai keberanian mengambil risiko untuk kepentingan lebih besar.

Kelima, JK menjadi pencetus kebijakan-kebijakan revolusioner dan visioner melihat peluang dan tantangan bangsa ke depan.

Keenam, JK adalah seorang warga NU yang dekat dengan ulama dan warga Nahdliyin.

Ketujuh, menjadikan JK sebagai capres PKB akan mendongkrak citra partai yang berdampak terhadap perolehan suara pada Pemilihan Legislatif 2014.

PKB Yakin Bakal Raup Keuntungan

Elektabilitas PKB diyakini akan meningkat jika mengusung mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla alias JK sebagai bakal capres pada Pemilu 2014. Suara PKB diperkirakan akan naik di kawasan Indonesia timur yang menjadi basis pendukung JK.

“Yakin akan meningkat. Jangankan menjadi keputusan partai (JK capres PKB), baru wacana saja akan jauh signifikan membantu (PKB),” kata Azhar Arsyad, Ketua DPW PKB Sulawesi Selatan, Selasa.

DPC di Sulsel sudah banyak yang mendorong agar PKB mengusung JK. Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu dianggap layak untuk kembali menjadi pemimpin. Elektabilitasnya juga masih tinggi, khususnya di Sulsel.

Karena itu, usulan itu dilontarkan agar menjadi wacana. Setidaknya, dukungan serupa disampaikan DPW Kalimantan Timur, DPW Kalimantan Tengah, dan DPW NTB. Menurut orang dekat JK, sudah ada 27 DPW PKB yang mendukung pencalonan JK.

Meski demikian, pengusungan JK itu belum menjadi sikap resmi DPW Sulsel. Hal itu akan dibahas dalam Musyawarah Pimpinan Wilayah PKB Sulsel yang dijadwalkan digelar awal Desember 2013.

“Kalau di Sulsel saya kira enggak terlalu masalah (dukungan untuk JK),” ucapnya.

Ketika ditanya kapan sebaiknya PKB menetapkan bakal capres, Azhar berpendapat, penetapan sebaiknya dilakukan sebelum Pileg 2014. Hanya saja, kata dia, keputusan terakhir partai bahwa penetapan capres menunggu hasil Pileg 2014.

“Penetapan capres sebelum pileg bukan saja akan meningkatkan elektabilitas partai, tapi partai juga butuh orang yang bisa merekatkan,” pungkasnya.

JK memang berniat maju kembali pada Pilpres 2014. Namun, politisi senior Partai Golkar itu belum memiliki kendaraan politik lantaran Golkar sudah menetapkan Aburizal Bakrie sebagai bakal capres. (kompas)

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 29/10/2013, in Berita and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: