Mahfud MD – Pejabat itu Tidak Boleh Sombong

Mahfud MD
Mohammad Mahfud MD menghadiri acara Dialog Interaktif Etika Birokrasi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Balaikota, Jakarta. Dalam dialog itu, Mahfud mengatakan sebagai pejabat pemerintahan tidak boleh sombong.  “Seharusnya pejabat itu ojo dumeh alias tidak sombong,” kata Mahfud, Selasa lalu.

Seringkali orang yang menduduki jabatan tertentu lupa pengertian dari ‘pemerintah’. Kata itu dinilai bukan berarti memerintah sesuka hati, tapi harusnya melayani. “Kata ‘pemerintah’ setara dengan kata administratur yang mempunyai arti melayani,” kata Mahfud MD.

Selain mengingatkan soal kesombongan pejabat pemerintah, Mahfud juga meminta pejabat untuk tetap konsisten akan janjinya.

“Contoh kasus harga BBM katanya mau naik, terus nggak jadi naik karena berbagai dorongan. Tapi harga di pasar sudah naik duluan dan memberatkan masyarakat. Kalau mesti naik ya naik saja, jangan bikin bingung,” tambah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Sebagai pesan akhir dalam dialog itu, Mahfud MD menegaskan pejabat disiapkan untuk berhadapan dengan masalah, bukan lari dari masalah.

“Pemimpin terpilih harus mampu menghadapi itu. Tidak mungkin semua harus sepaham. Tugas pemimpin menentukan dan mengajak masyarakat untuk ikut dengannya. Selalu ada risiko yang harus dihadapi. Makanya pemimpin harus ojo dumeh,” tandas Mahfud.

Setahun Jokowi Lebih Baik dari 5 Tahun Foke

Jokowi gubernur DKI JakartaDuet Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama telah melewati masa 1 tahun memimpin Jakarta. Banyak yang menilai belum banyak perubahan dilakukan keduanya. Namun sebagian lainnya menganggap selama satu tahun ini banyak perubahan yang telah dibuat Jokowi-Ahok.

Mohammad Sanusi, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, menilai 1 tahun kepemimpinan Jokowi jauh lebih baik dibanding pemerintahan gubernur sebelumnya, Fauzi Bowo.

“Setahun Jokowi sama dengan 5 tahun Fauzi Bowo,” ujar Sanusi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa lalu.

Penilaian itu bukan dilihat dari pembangunan fisik yang telah dilakukan Jokowi-Ahok. Bila itu yang menjadi ukuran, jelas 5 tahun Fauzi Bowo tidak bisa dibandingkan dengan 1 tahun pemerintahan Jokowi.

“Dilihatnya jangan dulu ke pembangunan fisik, jelas berbeda. Tapi lihat bagaimana kepuasan dan perubahan yang warga Jakarta rasakan selama beliau (Jokowi) memimpin,” katanya.

Kepuasan masyarakat itu muncul, karena Jokowi fokus menyelesaikan beberapa persoalan besar yang pada kepemimpinan sebelumnya tidak terselesaikan. Seperti penertiban PKL Tanah Abang dan normalisasi Waduk Pluit dan Waduk Ria Rio. Ketiga program itu mandeg di masa kepemimpinan gubernur sebelumnya.

Jokowi juga melakukan pendekatan yang persuasif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Pendekatan itu ia lakukan saat melakukan relokasi PKL Tanah Abang dan warga Waduk Ria Rio dan Waduk Pluit.

“Walau resistensinya sangat tinggi, karena bersinggungan langsung dengan warga. Tapi nyaris tidak ada uang di situ. Dan itu bisa dilakukan oleh Jokowi. Upaya ini yang tidak pernah dilakukan oleh Foke,” kata dia.

Selain itu, Jokowi mampu menargetkan dalam waktu 1 tahun ke depan akan mendatangkan ratusan armada transportasi massal yang baru. Jauh berbeda bila dibanding 5 tahun pemerintahan Fauzi Bowo.

“Transjakarta zaman Fauzi Bowo cuma ada 600 bus doang. Sedangkan Jokowi dalam 1 tahun anggaran, hampir 600, 300 single bus sama 150 double,” kata dia. (liputan6)

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 30/10/2013, in Berita and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: