JK – Rhoma Punya Pengalaman Menyanyi

Mohammad Jusuf Kalla (JK)  capres PKB

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah mengantongi 3 nama sebagai calon presiden pada Pemilu 2014. Yakni Mohammad Mahfud MD, Mohammad Jusuf Kalla (JK) dan Rhoma Irama. JK menilai semua tokoh itu layak menjadi calon presiden dengan kemampuannya masing-masing. 

“Semua layak. Masyarakat yang menilai. Masing-masing punya pengalaman, Rhoma pengalaman nyanyi,” kata JK di Kantor Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jakarta, Jumat lalu.

JK menghormati pilihan PKB. Ia memilih menunggu keputusan calon presiden setelah pemilu legislasi selesai pada bulan April 2014. Ketua Umum DMI itu telah bertemu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sekitar dua bulan lalu. Namun komunikasi intensif belum dilakukan.

Ia juga tidak merasa PKB memanfaatkan dirinya untuk meningkatkan elektabilitas partai. “Kalau bisa dimanfaatkan alhamdullilah, tandanya kita ada nilai jual. Saling menguntungkan dan menghargai satu sama lain,” kata Jusuf Kalla.

Mengenai Rhoma Irama, JK mengaku menyukai lagu raja dandgut itu. Tapi, ia mengatakan tidak hapal lagu-lagu Rhoma. JK sempat diminta bernyanyi lagu Rhoma oleh awak media, tetapi ia menolaknya.

“Saya suka lagu Rhoma Irama, tapi engga ada yang hapal, yah lagu disenangi berjudul begadang,” tutur mantan Wakil Presiden RI itu.

Rhoma Irama - why not me ?

Rhoma Irama Duet dengan JK, Why Not ?

Pedangdut Rhoma Irama tidak menampik adanya kemungkinan duet dengan JK, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia itu pada Pemilu 2014. “Why not, kenapa enggak,” kata Rhoma di kantor DMI, Jakarta.

Rhoma Irama menyatakan, pencalonan dirinya sebagai presiden harus menunggu pemilu legislatif. Apakah PKB dapat menembus presidensial threshold (PT) sebesar 20 persen. “Kita harus realistis terhadap pencapaian PT,” ujar Rhoma.

Sementara Jusuf Kalla mengatakan pencapresan dirinya masih sebatas wacana amanah. Menurut JK, amanah itu akan terjadi setelah pemilu legislatif digelar. “Baru mengatakan siap dan tidak,” kata JK.

Mengenai saran Akbar Tanjung agar JK bersilaturahmi ke partai berlambang pohon beringin itu sebelum menjadi capres, Ketua PMI itu mengaku akan dilakukan pada waktu yang tepat. “Kalau sekarang ngapain kita konsultasi, saya nanti dikira GR (gede rasa) jadi capres,” kata JK.

PKB Dinilai Cuma Obral Capres

Pengamat Komunikasi Politik, Tjipta Lesmana, menduga PKB hanya pencitraan saja dengan mengobral nama-nama capres ke publik meski pun belum pasti partai itu lolos Pemilu.

“Apa PKB bisa dijamin lolos Pemilu? Kalau tidak lolos terus capresnya bagaimana?” ujar Pakar Komunikasi Politik, Tjipta Lesmana, di gedung DPD/MPR RI Jakarta, Jumat lalu.

PKB disebut obral capres, karena menyebut ke publik satu per satu tokoh nasional yang dilirik jadi Capres, seperti Rhoma Irama dan Mahfud MD serta paling terakhir adalah Jusuf Kalla (JK). “Pak Mahfud dan Pak JK itu orang baik, kok mau-maunya dipinang PKB begitu,” kata Tjipta.

Menurut dia langkah PKB menyebut satu per satu nama-nama capres dimaksudkan agar partai itu terus eksis di panggung politik. “Tujuannya biar dapat suara banyak di Pemilu,” katanya.

Menurut Tjipta Lesmana, PKB di bawah kepemimpinan Ketua Umum Muhaimin Iskandar sukar mendapat suara signifikan dalam Pemilu 2014 mendatang. “Apalagi PKB ini kan ada tiga kelompok jadi lemah,” kata dia. (tribun)

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 02/11/2013, in Berita and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: