Mahfud MD – Bambang Widjojanto itu Teman Pengajian

Mahfud MD mau digeret Akil Mochtar

Mohammad Mahfud MD menanggapi tudingan Akil Mochtar kepadanya dengan santai. Akil menyebut Mahfud pernah bertemu dengan pihak beperkara dalam sidang pengujian Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Tidak pernah itu, tudingan seperti itu biasa-biasa sajalah,” kata Mahfud santai.

Mahfud MD membantah adanya pertemuan di rumah dinas Akil untuk membahas kasus ketika Mahfud masih menjabat sebagai Ketua MK. Menurut Mahfud, pertemuan itu tidak pernah ada. “Tanya saja ke Akil. Kasusnya sendiri, kan tidak ada yang aneh,” kata Mahfud.

Meski begitu, ia mengaku kerap bertemu dengan Bambang Widjojanto (BW), pengacara KPK yang sekarang komisioner antirasuah itu. Bahkan sampai saat ini ia kerap mengundang Bambang datang ke rumahnya. Namun ia menegaskan, tidak pernah membicarakan soal perkara.

“Saya dengan Bambang sudah dekat, sering diskusi bareng, juga sama-sama ikut pengajian,” kata Mahfud.

Sebelumnya Akil Mochtar melalui pengacaranya, Tamsil Sjoekoer, menuding Mahfud MD pernah bertemu dengan pihak beperkara saat menguji Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinas Akil.

“Saat UU KPK diuji di MK, Mahfud bertemu dengan pengacara KPK yang sekarang menjadi komisioner KPK,” kata Tamsil.

Menurut Tamsil, Akil mengetahui persis pertemuan Mahfud dengan pengacara KPK yang saat itu merupakan pihak beperkara. “Pertemuan dilangsungkan di rumah dinas Akil di Widya Chandra, Jakarta Selatan,” katanya.

Mahfud MD Tidak Bisa Dikenai Sanksi

Refki Saputra, anggota Indonesia Legal Round menyatakan, bahwa mantan Ketua MK Mahfud MD tidak bisa lagi dikenakan sanksi etik, meskipun jika tudingan bekas Ketua MK Akil Mochtar benar. Hal ini disebabkan Mahfud sudah bukan lagi tercatat sebagai hakim konstitusi.

“Ini persis kasus hakim agung Djoko Sarwoko dalam kasus BlackBerry. Dia tidak bisa dikenai sanksi etik karena sudah pensiun,” kata Refki.

Refki melanjutkan, meskipun tak lagi bisa dikenai sanksi etik, Mahfud MD masih bisa dikenai sanksi pidana. “Kalau dalam pertemuan tersebut terjadi transaksi suap-menyuap, Mahfud bisa diseret oleh kepolisian atau bahkan ke KPK,” kata dia.

Saat menjadi Ketua MK, Akil Mochtar tersandung kasus korupsi. Dia ditetapkan sebagai tersangka suap di dua sengketa pemilihan umum kepala daerah. Kemudian Akil diberhentikan dengan tidak hormat melalui mekanisme Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi, karena dinilai melanggar kode etik.

“Satu, hakim terlapor Dr Akil Mochtar SH MA terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim konstitusi. Dua, menjatuhkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat kepada terlapor,” kata Ketua Majelis Kehormatan, Harjono, saat membacakan putusannya di gedung MK, Jakarta.

Kasus Akil Mochtar

Pada 2 Oktober 2013, KPK mengumumkan menangkap Akil dalam sebuah operasi tangkap tangan. Kurang dari 24 jam kemudian, KPK mengumumkan Akil terjerat dua kasus. Pertama, kasus dugaan korupsi pada pengurusan sengketa pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Kedua, kasus dugaan korupsi pengurusan sengketa pilkada Lebak Banten.

Dalam kasus Gunung Mas, status tersangka ditetapkan kepada Anggota DPR dari Partai Golkar Chairunissa, Bupati Gunung Mas Hambit Bintih, dan seorang pengusaha tambang bernama Cornelis Nalau. Akil dan Chairunissa disangka sebagai penerima suap, sedangkan Hambit dan Cornelis disangka sebagai pemberi suap.

Di kasus Lebak, status tersangka ditetapkan kepada advokat Susi Tur Andayani dan Tubagus Chaeri Wardana, suami Airin Rachmi Diany. Airin adalah adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Akil dan Susi disangka sebagai penerima suap, sedangkan Tubagus sebagai pemberi suap. (tempo)

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 06/11/2013, in Berita, Video and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: