Mahfud – Selesaikan Kasus di Tubuh MK

Mahfud MD tuntaskan kasus MK

Muhammad Mahfud MD meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jangan tanggung-tanggung dalam menyelesaikan kasus di tubuh Mahkamah Konstitusi (MK). Akil Mochtar kini sedang diproses, tampaknya semua akan dibuka sampai meluas.

“Saya kira bagus, mumpung saat ini momentum MK. Tidak boleh kasus MK itu diselesaikan secara tanggung. Jika ada yang disembunyikan, suatu saat akan meledak lagi,” kata Mahfud MD sebelum bicara pada Refleksi Hari Jadi ke-179 Kabupaten Temanggung, di Pendopo Pengayoman Temanggung, Rabu.

Menurut Mahfud MD, lebih baik dibersihkan sekarang, kemudian jatuhi hukuman yang berat. Karena ini merupakan penegak hukum. Dan yang lain juga disisir, agar tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Menyinggung ketua MK yang baru, dia menyampaikan, telah terpilih secara sah dan harus dihormati. “Soal kapasitasnya mari lihat sama-sama, sedangkan soal keabsahannya sudah final,” katanya.

Ditanya kasus suap-menyuap di MK apakah telah berlangsung sejak dulu sudah ada, dia mengatakan tidak ada. “Zaman saya dulu tidak ada. Kalau kemudian ditemukan, supaya diingat dulu pun pernah diperiksa sampai KPK, tetapi tidak pernah ditemukan,” kata Mahfud MD.

Akil Mochtar Serang Mahfud MD

Mantan ketua MK Akil Mochtar melontarkan serangan terhadap Mahfud MD. Menurut Akil yang diwakili kuasa hukumnya, Mahfud bukanlah sosok yang bersih semasa menjabat sebagai ketua MK. Akil yang telah dipecat secara tidak hormat oleh Majelis Kehormatan Hakim (MKH) MK itu menuding, Mahfud MD juga pernah melakukan pelanggaran kode etik. Karenanya, Akil mengkritik peran Mahfud di MKH yang disebutkan tidak layak.

“Klien saya (Akil) sering disudutkan oleh komentar dari Mahfud MD. Pak Akil bilang agar Mahfud jangan berlagak sok bersih, karena dia pun pernah melakukan pelanggaran, dengan bertemu dengan pihak berperkara,” kata Tamsil Sjoekoer, kuasa hukum Akil Mochtar, Rabu.

Tamsil mengungkapkan, pihak berperkara yang dimaksud, yakni kuasa hukum dari dua pimpinan KPK saat itu, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah. Kuasa hukum dari dua pimpinan KPK ini menemui Mahfud MD di rumah dinas Ketua MK di Widya Chandra untuk membicarakan UU Nomor 30/2002 tentang KPK yang sedang diujikan di MK.

Bahkan, kuasa hukum dari dua pimpinan KPK tersebut saat ini menjadi salah satu pimpinan di KPK. Namun, ia enggan menyebutkan siapa pimpinan KPK tersebut dan meminta agar mengonfirmasikan hal ini kepada Bibit dan Chandra. Ia mengungkapkan hal tersebut karena permintaan dari Akil saat menjenguknya di Rutan KPK pada Selasa (5/11).

Dalam pertemuan itu, Akil meminta agar Mahfud MD tidak terus-menerus menyudutkannya dan merasa “bersih” sendiri. Tamsil mencontohkan, Mahfud MD pernah mengatakan di media jika kliennya kerap memilih perkara untuk ditangani. Mahfud juga mengatakan bahwa Akil kerap memilih untuk menangani perkara sengketa pemilukada di Kalimantan.

Mahfud MD Sering Bertemu dengan Komisioner KPK

Mahfud MD mengakui sering bertemu dengan komisioner KPK di sejumlah tempat. “Kalau pernah bertemu dengan komisioner KPK, saya katakan itu fitnah besar, saya bukan pernah ketemu, tetapi saya sering bertemu dengan komisioner KPK,” kata Mahfud MD di Temanggung, Rabu.

Mahfud MD mengatakan hal itu menanggapi tuduhan pengacara mantan Ketua MK Akil Mochtar bahwa dirinya pernah melanggar kode etik, karena menemui komisioner KPK di rumah dinasnya.

“Saya sering bertemu dengan komisioner KPK, bukan pernah. Memangnya kenapa kalau saya ketemu dengan komisioner KPK. Saya bertemu di mana-mana di kantor MK, di kantor KPK, di Istana Negara pernah, sebelum dan sesudah menjadi Ketua MK saya juga sering bertemu, memangnya kenapa pelanggaran kode etik itu,” katanya.

Mahfud MD menyatakan, tidak berbicara perkara. Dirinya juga ketemu presiden dan Ketua DPR yang setiap hari terkena perkara di “judisial review“. “Saya berkali-kali ketemu dan di antara saya ketemu dengan pimpinan KPK itu, antara lain melaporkan perkara Akil Mochtar,” katanya.

Menurut Mahfud MD, ada tiga kasus yang disampaikan ke KPK terkait kasus Akil Mochtar. “Saya bicara hanya isu, kemudian saya laporkan ke KPK. Itulah saya bertemu dengan pimpinan KPK. Jadi bohong kalau saya bertemu, saya selalu bertemu,” kata Mahfud MD. (antara)

Mahfud MD – Moral MK sudah Hancur

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 07/11/2013, in Berita, Video and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: