Mahfud MD Mendapat Dukungan Modal Nyapres

Mahfud MD dapat modal nyapres

Mohammad Mahfud MD mengakui ada sejumlah pihak yang akan memodalinya dalam pencalonan pada Pemilihan Presiden 2014. Dalam dialog yang diselenggarakan Komunitas Sahabat Mahfud MD (KSMMD) Sumatra Utara di Medan, Mahfud menyatakan, dukungan modal itu didapatkan dari kelompok yang ingin membangun dan membenahi kondisi bangsa Indonesia.

Namun sebenarnya modal utama yang dimilikinya dalam memunculkan wacana sebagai capres adalah idealisme, guna menjadikan Indonesia sebagai yang lebih maju dan berdaulat. Dan ternyata idealisme itu telah menarik simpati dan dukungan dari berbagai pihak untuk membantunya dalam mencari modal untuk biaya politik sebagai capres.

“Mereka bilang modal bisa cari bersama-sama asalkan halal,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), di Medan, Senin malam.

Sebagai pribadi, mantan Menteri Kehakiman pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid tersebut tidak ingin mengkalim diri sebagai orang yang paling bersih. Sebagai orang yang memiliki idealisme, Mahfud mengaku ingin memberikan contoh yang baik dalam pencapresan tanpa praktik politik uang (money politic).

Karena itu dalam pencapresannya, Mahfud mengaku hanya akan bersedia menerima bantuan dari perusahaan yang tidak terlibat dalam bisnis yang ilegal. “Juga bukan bantuan dari orang yang tidak pernah berperkara di MK. Nanti dikira dimenangkan, bayarnya sekarang,” kata Mahfud.

Bantuan tanpa ikatan dan sumber “perusahaan halal” tersebut dimaksudkan agar pihaknya bisa menjadi sosok yang kuat dan tampil bersih. “Kalau didukung atas bayaran orang, sulit untuk kuat. Dia akan tersandera atau disandera orang yang membayar itu,” kata Mahfud.

Mengenai dukungan dan dorongan sebagai capres, Mahfud mengaku banyak mendapatkannya sejak 2011 atau ketika masih menjabat sebagai Ketua MK. Dukungan dan dorongan itu datang berbagai elemen masyarakat, mulai kalangan LSM, guru besar, asosiasi perguruan tinggi, hingga pengelola pondok pesantren.

Namun Mahfud enggan menanggapi dukungan tersebut, termasuk mengungkapkan kesiapannya sebagai capres karena masih menjabat sebagai Ketua MK sehingga dinilai tidak layak bicara politik praktis. “Baru setelah itu, baru berani menyatakan siap,” katanya.

Tidak Ada Capres yang Betul-Betul Kuat

Mahfud MD menyatakan tidak ada calon presiden yang kuat secara keseluruhan jika dilihat dari keutuhan seluruh variabel pendukungnya.

“Tidak ada capres yang betul-betul kuat,” kata Menteri Kehakiman pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Penilaian Mahfud terhadap kekuatan capres itu didasarkan dari aspek hasil survei, kondisi parpol pendukung, dan respon dunia internasional. Ada sosok yang survei tentang ketokohan dan popularitasnya cukup kuat, tapi mengalami kendala, karena parpol yang akan menjadi pendukungnya mengalami masalah.

Ada juga parpol yang kondisinya cukup bagus, tetapi hasil survei tentang tentang ketokohan dan popularitas kandidat yang akan bermasalah. Namun, ada sosok yang ketokohan dan popularitasnya cukup bagus, hanya saja dunia internasional belum memberikan respon positif terhadap eksistensinya.

Oleh karena itu, dengan belum ada capres yang kuat itu, Mahfud mengajak agar seluruh pihak lebih memfokuskan diri dalam memberikan pendidikan politik bagi rakyat. “Mari bekerja untuk menyadarkan rakyat, nanti Tuhan yang mengarahkan ke sana,” ujar Mahfud.

Sebagai warga negara yang beragama, Mahfud mengajak masyarakat untuk merasa yakin, bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa memiliki peran dalam menentukan kepentingan nasional. Terutama di saat tertentu. Ia mencontohkan pengangkatan Soeharto sebagai Presiden pada 11 Maret 1998 yang mendapatkan dukungan penuh dari 1.000 anggota MPR RI pada masa itu.

“Namun tidak ada yang membayangkan hanya 2,5 bulan seluruh anggota MPR minta pak Harto turun,” kata Mahfud.

Demikian juga dengan ketokohan dan kepemimpinan Bung Karno yang sedang berada pada masa jaya pada tahun 1965, tapi mengalami kejatuhan setelah munculnya peristiwa G 30 S/PKI. “Akhirnya, Bung Karno pun ‘jatuh’,” kata Mahfud.

Mahfud MD Siap Jadi Capres

Mahfud MD menyatakan kesiapan pencalonan dirinya sebagai kandidat presiden pada pemilihan umum tahun 2014, dan tidak lagi sembunyi-sembunyi.

“Saya tidak akan sembunyi-sembunyi lagi sebagai salah satu kandidat calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2014. Tidak usah sembunyi-sembunyi lagi lah, pada sesama Madura ya harus terang-terangan,” kata Mahfud saat ceramah di Malang, Jumat lalu.

Selama ceramah di hadapan ratusan anggota Himpunan Generasi Muda Madura (Hegemura) Kabupaten Malang, Mahfud juga mengatakan bahwa dia mengharapkan dukungan tulus dari orang-orang Madura yang tergabung dalam organisasi itu.

Bupati Malang Rendra Kresna, yang hadir dalam pertemuan itu, mengatakan konsistensi Mahfud dalam menegakkan hukum saat menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi bisa menjadi modal dia untuk mencalonkan diri menjadi presiden.

“Mahfud tidak hanya dikenal konsisten dalam menegakkan hukum, tapi juga tokoh nasional yang menjunjung konstitusi yang berlandaskan kesejahteraan masyarakat,” kata Guru Besar di Universitas Islam Indonesia ini.

Mahfud MD Tidak Takut Disadap

Penyadapan yang dilakukan oleh negara tetangga Australia dinilai telah melukai kepercayaan dan persahabatan Indonesia selama ini dan tindakan yang lebih keras telah diambil dengan pemanggilan Duta Besar Indonesia di Australia untuk konsultasi.

Mahmud MD, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi dan baru-baru ini menyatakan niatnya secara terbuka untuk mencalonkan diri sebagai kandidat Presiden di Pemilihan Umum 2014 mendatang, menyatakan dirinya tidak takut apabila disadap oleh pihak asing, karena mempunyai kiat khusus.

Hal itu diungkapkannya melalui akun Twitter-nya @mohmahfudmd menanggapi kicauan followernya @azidik yang menyatakan, “Prof. jadi malas teleponan, takut disadap,” tulis follower tersebut.

Mahfud menjawab, bahwa dia tidak takut disadap, “Eh, masak takut disadap. Kalau bicara yang rahasia saya pakai bahasa Madura, biar yang nyadap tak ngerti,” balas Mahfud. (antara)

Mahfud MD Mantap Jadi Capres dari PKB

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 19/11/2013, in Berita, Video and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: