Mahfud MD Puji Maher Zain Peduli Anak Yatim

Insya Allah Maher Zain akan duet dengan Fadly Padi

Mohammad Mahfud MD, Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Islam  Indonesia (IKA UII), nampak antusias untuk menyaksikan konser Maher Zain. Konser yang bertajuk “Malam 1000 Keberkahan Maher Zain” akan digelar 22 November 2013, pukul 19.30 WIB, di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta.

Konser amal itu merupakan puncak dari serangkaian acara amal yang diselenggarakan IKA UII. Yakni sunatan masal 1000 anak yatim se-Indonesia, yang berlangsung sejak bulan Oktober sampai November 2013.

“Maher Zain akan berpartisipasi dalam acara ini. Dia punya kepedulian, punya perhatian terhadap anak yatim. Sehingga ketika dihubungi melalui orang-orangnya, beliau bersedia datang,” kata Mahfud MD, dalam jumpa pers di Senayan, Jakarta.

Sebetulnya IKA UII dua tahun belakangan ini acapkali melakukan kegiatan sosial. Mulai dari sunatan masal sampai membantu korban bencana alam. Namun, diakuinya yang jadi pusat perhatian adalah konser amal penyanyi Maher Zain ini.

Diakui oleh Mahfud, Maher Zain memang sangat dikenal publik. Sebagai penyanyi, lagu-lagunya banyak disukai orang. Ia pun tidak memungkiri bahwa dia termasuk salah satu orang yang menggemari lagu penyanyi keturunan Lebanon tersebut.

Seharusnya Negara Bersahabat Itu Tidak Saling Sadap

Indonesia dan Australia sejak lama dikenal sebagai negara sahabat. Namun, beberapa pekan belakangan hubungan Indonesia dan Australia merenggang, akibat adanya dugaan penyadapan yang dilakukan pihak inteljen Australia terhadap Indonesia.

Mahfud MD sangat menyayangkan terjadinya hal itu. “Kita semua menyesalkan. menyesalkan terjadinya penyadapan, karena penyadapan suatu negara yang resmi dengan pemerintah yang lain kan tidak boleh. Apa lagi negara sahabat,” kata Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu di Jakarta.

Mahfud menjelaskan, seyogyanya negara bersahabat itu tidak perlu saling sadap. Menurutnya, informasi pada negara bersahabat itu bisa diminta dan diberikan secara resmi. Tindakan penyadapan juga dianggap sudah tidak etis.

“Sadap menyadap itu kan melanggar tata krama. Oleh sebab itu sikap pemerintah dan masyarakat sudah tepat dengan melakukan protes keras,” kata pria kelahiran Sampang, Madura ini.

Mahfud berharap sikap dan tindakan pemerintah tidak hanya dijadikan politisasi semata. “Mudah-mudahan ini tidak dijadikan politisasi untuk mengambil panggung politik siapa pun. Ini masalah hubungan antar negara, masalah martabat kita. Kita menyelesaikannya dengan gagah juga,” kata Mahfud.

“Jangan sampai nanti bila semua target tercapai semuanya jadi berhenti. Kita harus menjaga kehormatan dan martabat bangsa ini,” kata Mahfud.  (antara)

Maher Zain – Open Your Eyes

Maher Zain – Alhamdulillah

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 21/11/2013, in Berita, Video and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: