Masalah Capres atau Cawapres Terlalu Dini untuk Dibicarakan

Mahfud MD - Capres atau Cawapres?

Mohammad Mahfud MD menilai, masalah capres dan cawapres terlalu dini untuk dibicarakan saat ini. Sebelum pemilu legislatif (pileg), pembicaraan mengenai urusan capres dan cawapres hanya berkisar pada bahasa-bahasa isyarat, tidak langsung, yang dalam budaya Jawa disebut sebagai budaya pasemon

“Kalau bicara yang sungguh-sungguh, secara langsung, ya setelah pileg,” kata Mahfud, di Jakarta, Minggu siang.

Mahfud MD masih enggan berkomentar banyak terkait wacana dirinya sebagai calon wakil presiden (cawapres) berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi). Walau begitu, dia mengaku terus berkomunikasi dengan Jokowi.

“Nantilah kalau itu (soal cawapres). Tapi saya sering ketemu Jokowi,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Selain masalah capres, Mahfud mengatakan masalah koalisi antara PKB dengan partai politik lain juga belum bisa diputuskan sebelum pileg. Sampai saat ini, PKB yang mengusung dirinya masih tetap percaya diri untuk mengusung capres sebelum penentuan hasil pileg.

“Iya dong. Tidak pernah ada partai yang berpikir cawapres (sebelum pileg),” imbuh bakal calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Dari kabar yang beredar nama Mahfud MD memang santer disebut-sebut sebagai pasangan yang ideal bagi Jokowi sebagai capres dan cawapres. Dan dalam Rapat Kerja Nasional III PDI Perjuangan bulan September lalu, nama Mahfud juga muncul sebagai cawapres dari internal, selain nama Prabowo Subianto dan Pramono Edhie Wibowo.

Jokowi: Semakin Banyak Pilihan Capres Makin Baik

Gubernur Jakarta Joko Widodo menanggapi survei Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia soal 12 nama yang bisa menandingnya soal popularitas.

“Menurut saya, semakin banyak pilihan, akan semakin baik untuk rakyat, untuk masyarakat,” ujar Jokowi kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu siang.

Namun Jokowi menegaskan, bahwa publik jangan mengait-ngaitkan dirinya dengan sejumlah nama tersebut sebagai lawan politik. Menurutnya, komunikasi yang dijalinnya dengan sejumlah nama tersebut sudah terjalin sangat baik.

“Iya, ini bukan urusan lawan. Jadi, jangan dikait-kaitkan. Kita itu semuanya kawan baik. Kok bertanding-tanding,” ucap Jokowi.

Mantan Wali Kota Surakarta itu juga menegaskan, agar dirinya tak melulu disebut-sebut maju menjadi calon presiden. Menurutnya, hal itu telah diserahkan kepada keputusan PDI-Perjuangan.

Survei dari Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia menyebut, ada 12 nama yang mampu menandingi nama Jokowi. Mereka ialah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (7,38 poin), Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (7,28 poin), Rektor Universitas Paramadina Anies Basweidan (7,04 poin), pengusaha Chairul Tanjung (6,43 poin), Ketua KPK Abraham Samad (6,42 poin), Dirut PT KAI Ignasius Jonan (6,40 poin), Dirut PT Garuda Emirsyah (6,32 poin), Menteri Keuangan Chatib Basri (6,30 poin), Wakil Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Eko Prasojo (6,10 poin), dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (5,32 poin).

Jokowi masih dibimbing Megawati

Jokowi Masih Dibimbing Megawati

Joko Widodo (Jokowi ) tidak menampik bahwa Megawati Soekarnoputri mempersiapkan dirinya untuk menjadi pemimpin. Dia mengaku mendapat banyak pelajaran di bidang politik dari Mega.

“Mengenai geopolitik internasional, peta politik nasional, nilai-nilai kebangsaan, masalah kemandirian ekonomi, kedaulatan di bidang politik, kedaulatan pangan dan masih banyak lagilah,” ujar Jokowi di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Senin siang.

Namun Jokowi memilih melontarkan canda saat ditanya apakah langkah yang dilakukan Megawati merupakan bentuk persiapan khusus agar dia menjadi presiden. “Mau hujan, ya persiapannya payung,” selorohnya sembari tertawa.

Jokowi yang juga menjadi Wakil Ketua DPP PDI Perjuangan Jawa Tengah itu mengaku, pelajaran yang diberikan Mega sangat berguna untuk karier politiknya kini dan masa mendatang. Hal tersebut adalah hal yang wajar layaknya pimpinan partai kepada kader-kadernya.

Jokowi juga meminta agar hal itu tidak dikait-kaitkan dengan pemilihan presiden RI tahun 2014. “Tadi saya cuma bilang peta politik saja loh, ya, bukan peta politik 2014. Kalau itu mungkin kamu aja yang bilang,” katanya. (kompas)

Berita Terkait Mahfud MD dan Calon Presiden Indonesia

 

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 30/12/2013, in Berita and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Dr. Ir. Ruswandi Tahrir, MSP

    Obama For America (OFA) itu mempersiapkan diri menjelang Konvensi Partai Demokrat dengan target jangka pendek memenangkan konvensi dan target jangka panjang memenangkan Obama sbg Presiden Amerika 2 (dua) periode. Struktur Organisasi OFA didesain sedemikian rupa sehingga mulai dari Elit Demokrat sampai Akar Rumput memahami benar Visi, Misi, Strategi dan Taktik yang harus dijalankan untuk merebut Kursi Presiden dari tangan Partai Republik yang sudah berkuasa selama 2 (dua) Periode.

    Aku saja WNI yang tinggal di JakSel selain dapat diterima oleh Komunitas OFA, rutin minimal sebulan sekali menerima SuRel perkembangan Gerakan OFA dari Director Campaign, Director Battle Ground bahkan beberapa kali langsung dari Obama, Michelle, Bill Clinton dan Hillary. Mereka belum pernah ketemu langsung sama aku tetapi mereka ‘menyapa’ sehingga memberikan kesan … bahwa aku adalah bagian dari mereka. Puncaknya, pada bulan terakhir Obama langsung mengundang aku untuk hadir di acara makan malam disebuah restoran dengan ucapan … kamu hanya bawa badan saja, biaya perjalanan dan penginapan akan ditanggung oleh kita … Apa artinya ? …OFA memiliki Strategi merangkul semua golongan tidak hanya WN Amerika tetapi juga WN Asing diseluruh dunia.

    Aku yakin Sahabat Mahfud Juga tentu sudah memiliki Tim Tangguh dengan Strategi Jitu, sehingga tidak perlu aku mengajari Elang terbang atau Dolphin berenang. Aku sebagai penggagas Mahfud Untuk Indonesia (MUI) di Milis ITB 70, mengharapkan … bergeraklah secara masif, gunakan bahasa yang jelas dan lugas karena menurutku … maaf … agak terlambat dan lamban … Sahabat Mahfud Juga … harus menggunakan mesin turbo yang memiliki daya akselerasi tinggi. Insya ALLAH dapat mengejar segala keterlambatannya.

    Semoga Sukses, Wass.

  1. Ping-balik: Mahfud MD – Muslimat NU Harus Siapkan Pemimpin Perempuan | Sahabat Mahfud

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: