Mahfud MD Sosialisasi Capres di Bojonegoro

Mahfud MD

Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD menyatakan, bahwa mengelola Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebenarnya gampang jika hanya menggunakan parameter pertumbuhan ekonomi saja. Tetapi kesulitan terbesarnya adalah dalam bidang keadilan dan kepastian hukum. Padahal hanya dengan adanya keadilan dan kepastian hukum pemerataan ekonomi dan kesejahteraan bisa diupayakan untuk seluruh rakyat

“Adanya ketidak pastian hukum, di antaranya bisa dilihat adanya hakim yang terjerat persoalan hukum,  karena memperjual belikan perkara,” kata Mahfud saat memberikan tausiyah dalam pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro, Minggu lalu.

Selain jual beli hukum, lanjutnya, kepentingan pejabat juga bisa diatur sesuai pesanan. Lihat saja, hasil Pilkada pun bisa diatur oleh oknum hakim konstitusi. Sejauh ini, minimal ada 20 kasus yang diduga dijual dan dijadikan uang.

Mahfud MD juga menceritakan pertemuannya dengan 2 negarawan Jepang, yakni Fukuda dan Nakamura. Menurut mereka, untuk memimpin Indonesia jika hanya mengambil sisi ekonomi maka hal itu ringan, karena sejak lama ekonomi Indonesia mengalami tren meningkat.

“Tapi yang terpenting adalah kepastian hukum. Bayangkan saja, untuk investasi di Indonesia membutuhkan suap menyuap yang begitu banyak. Itulah yang harus diperbaiki sekarang dan ke depan, seperti yang dikatakan dua petinggi Jepang itu,” kata Mahfud.

Meski laju pertumbuhan ekonomi NKRI mengalami peningkatan, Mahfud mengingatkan, bahwa kesenjangan sosial di Indonesia semakin lebar. Karena indeks generatio di era reformasi ini lebih tinggi, yaitu 0,41% dibandingkan pada era Orde Baru yang hanya 0,2%.

“Indeks generatio di era reformasi ini menunjukkan munculnya jurang pemisah yang makin lebar antara masyarakat yang kaya dan miskin. Itu berarti jumlah orang yang kaya sedikit, sebaliknya masyarakat miskin semakin banyak,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Menurut Mahfud, hanya dengan keadilan dan kepastian hukum sesuai ketentuan yang berlaku, pemerataan ekonomi dan kesejahteraan bisa diupayakan untuk seluruh rakyat NKRI, bukan hanya dinikmati segelintir orang saja.

Jadi Salah Satu dari 3 Bacapres PKB

Mahfud MD tetap mau maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2014 melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia juga menegaskan partai politik yang diketuai Muhamin Iskandar itu tidak meninggalkannya meski telah muncul nama-nama kandidat lainnya.

“Enggak (ditinggalkan) juga. PKB kan mengumumkan tiga calon presidennya. Saya masih optimistis maju,” katanya setelah menghadiri Hari Ulang Tahun Gerakan Pemuda Ansor ke-80 di Wisma Haji Kota Madiun, Jawa Timur, Senin lalu.

Tiga nama kandidat capres dari PKB adalah Mahfud MD, Jusuf Kalla, dan Rhoma Irama. Menurut Mahfud, kemunculan banyak nama tersebut merupakan proses demokrasi yang baik. Bahkan bila perlu, kandidat capres baru segera dimunculkan oleh PKB.

“Kalau hanya satu calon, nanti PKB-nya kecil. Demokrasi harus diatur seperti itu,” kata Mahfud.

Konsekuensi dari hal tersebut, kata Mahfud, adalah mulai bermunculan aksi dukung-mendukung kandidat capres oleh pengurus PKB di daerah. Meski demikian, dukungan tersebut belum menjadi penentu siapa kandidat yang bakal lolos jadi capres dari PKB. Sebab, finalnya masih menunggu hasil musyawarah kerja nasional partai.

Tentang kemungkinan dia maju menjadi capres dari partai lain, Mahfud menyatakan tidak akan meninggalkan PKB. “Saya kan orang PKB, malu kalau pindah ke partai lain,” kata Mahfud sambil menyatakan pernah menolak tawaran mengikuti konvensi capres dari Partai Demokrat.

Menurut Mahfud, selama ini dia juga terus berkomunikasi dengan Ketua Umum Muhaimin Iskandar. “Ini kan politik, ada yang dibicarakan di publik dan ada yang dibicarakan di meja, kan gitu. Jadi tidak usah khawatir soal seperti ini,” kata Mahfud.

Banyaknya Bakal Capres untuk Dongkrak Suara

Mohammad Mahfud MD menganggap bagus rencana PKB memunculkan beberapa bakal calon presiden selain dia. Karena dia menilai, semakin banyak capres yang diusung akan bisa mendongkrak perolehan suara PKB dalam pemilu yang digelar awal April 2014.

“Semakin banyak bakal capres yang diusung PKB akan semakin membuka peluang bertambahnya perolehan suara PKB dalam Pemilu 2014,” kata Mahfud di Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu lalu.

Menurut Mahfud, dirinya tidak ingin tampil sebagai bakal capres di PKB sendiri, sehingga meminta PKB memunculkan bakal capres lainnya, seperti Rhoma Irama. “Saya yang meminta PKB mengusung Rhoma Irama sebagai bakal capres agar bakal capres di PKB tidak hanya saya,” sebutnya.

Mahfud tidak mempermasalahkan tampilnya Jusuf Kalla sebagai bakal capres PKB. Sebab, penentuan dilakukan melalui uji publik dan Kongres PKB. Ia mencontohkan, bacapres Rhoma Irama dimunculkan di PKB dari segi popularitas jauh lebih baik dibandingkan dirinya.

“Tapi dari elektabilitas saya menang. Semua orang tahu Rhoma Irama, tapi belum tentu bersedia memilih,” kata Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu pun menegaskan, sudah mantap maju sebagai bakal capres melalui PKB. Sebab, salah satu pertimbangannya adalah dirinya pernah menjabat sebagai pengurus di PKB.

“Komunikasi politik terus saya lakukan dengan pengurus PKB,” kata Mahfud.

Ditanya parpol mana yang akan diajak koalisi, ia mengaku belum tahu. Sebab, koalisi dalam pemilu capres bergantung perolehan suara masing-masing parpol pada Pileg.

“Saya maju sebagai bakal capres bukan sebagai bakal cawapres. Mengenai penentuan koalisasi dengan parpol lainnya dilakukan setelah pemilu legislatif 9 April 2014,” kata Mahfud. (antara)

Berita terkait Mahfud MD Bakal Calon Presiden RI

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 03/02/2014, in Berita and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: