Mahfud MD Dinilai Cocok Dampingi Jokowi

Mahfud MD kampane PKB

Mohammad Mahfud MD adalah figur muda yang dinilai cocok menjadi calon wakil presiden bagi Joko Widodo atau Jokowi. Mahfud dianggap bisa melengkapi figur Jokowi untuk menegakkan supremasi hukum di Indonesia. Apalagi Mahfud mendapat dukungan dari para ulama, terutama dari kalangan Nahdlatul Ulama. 

“Mahfud itu figur muda. Jadi enggak ewuh-pekewuh (sungkan),” kata Siti Zuhro, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetajuan Indonesia (LIPI) di Jakarta, Minggu lalu.

Pengalaman mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu di sektor birokrasi, dapat menjadikan Mahfud MD sebagai eksekutor untuk melakukan reformasi kelembagaan.

“Kita tidak ingin memilih orang yang terbebani dengan masa lalunya. Yang terbayang ke depan adalah sosok dwitunggal yang tidak terikat sekat-sekat SARA dan pelangi partai,” ucapnya.

Tantangan bagi pemimpin Indonesia ke depan adalah menegakkan supremasi hukum. Penegakan hukum menjadi fundamen krusial untuk membangun perekonomian. Masalah ekonomi yang menjadi titik lemah Jokowi, bisa ditopang oleh tim ekonomi yang berada di belakang Jokowi.

Dia menambahkan, PKB kemungkinan besar akan mendorong Mahfud MD sebagai cawapres bagi Jokowi. Terkait wacana Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar yang disebut-sebut sebagai cawapres Jokowi, ia menyebut hal itu sebagai bahasa diplomasi.

“Tapi kan tergantung negosiasi antara PKB dengan PDIP. Sampai sekarang keduanya belum memutuskan,” katanya.

Muhaimin Jadi Calon Kuat Cawapres PKB

Muncul kabar tak sedap dari kubu Partai Kebangkitan Bangsa. PKB akan mengajukan Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden kepada partai-partai nasionalis yang melamar PKB untuk bergabung dalam koalisi pemilihan presiden.

Selama ini ada tiga tokoh yang digandeng PKB sebagai bakal calon presiden. Mereka adalah Rhoma Irama, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. Nampaknya mereka hanya dijadikan alat untuk mendongkrak perolehan suara bagi PKB. Maka para pendukungnya siap-siap saja kecewa, karena akan ditinggalkan begitu saja. Ibarat mendorong mobil mogok. Setelah mobil jalan pendorongnya ditinggalkan.

Marwan Jafar menyatakan, bahwa pihaknya tetap menghormati ketiga tokoh itu. Walau demikian, PKB tidak pernah menempatkan ketiganya sebagai bakal wakil presiden, melainkan menargetkan ketiganya sebagai bakal calon presiden saja.

“Selama ini kita tidak pernah bicara tiga tokoh itu dalam posisi cawapres. Tetapi bahwa dinamika politik dan konstelasi politik nasional yang serba cepat ini, sangat mungkin nanti kami akan berikan opsi-opsi kepada partai-partai yang akan melakukan koalisi,” kata Ketua DPP PKB itu di Jakarta, Minggu lalu.

Menurut Marwan, Muhaimin Iskandar adalah calon kuat cawapres PKB. Ada dorongan dari internal PKB untuk memajukan Muhaimin sebagai cawapres.

“Dorongan itu kuat. Kalau ketua umumnya dicawapreskan, kira-kira perkiraan saya, merupakan kebanggaan, karena itu sebagai kader sendiri. PKB sendiri adalah partai berbasis kader,” kata Marwan.

Menurut Marwan, sejauh ini pihaknya telah berkomunikasi dengan tiga partai nasionalis terkait koalisi. Ketiga partai itu adalah PDI Perjuangan, Gerindra dan Partai Demokrat. PKB lebih condong untuk berkoalisi dengan partai nasionalis dibandingkan dengan partai-partai berbasis Islam.

“Kami realistis, dalam pengertian, kalau kami mengusung capres sendiri, kelihatannya suaranya tidak cukup. Oleh karena itu, berdasarkan hasil quick count sementara ini, kami membidik atau mengusulkan kepada partai-partai berbasis nasionalis untuk mengajukan cawapres,” ujarnya.

Dari ketiga partai berbasis nasionalis yang telah melamar PKB tersebut, Marwan mengisyaratkan kalau partainya lebih mesra dengan PDIP.

“Cak Imin seperti anak dengan Ibu Mega, komunikasi dengan baik dengan PDIP, grass root bisa beriringan,” sambungnya. (kom)

Berita tentang Mahfud MD dan Calon Presiden Indonesia

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 13/04/2014, in Berita and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Dr. Ir. Ruswandi Tahrir, MSP

    Kalau Muhaimin jadi Cawapres PKB sih boleh – boleh sajalah, tapi Kalau Mahfud MD dinilai cocok dampingi Jokowi ini baru berita Luar Biasa … Kenapa ? … Karena Mahfud MD itu kualifikasinya jauh diatas Jokowi, jadi cocoknya Mahfud MD itu diajukan oleh Koalisi Partai Islam atau Poros Tengah Jilid 2 untuk jadi CAPRES 2014 – 2015, bukan Cawapres nya Jokowi dong … Jangan aneh – aneh lagi lah … Udah cukup hanya sampai Rhoma Irama sajalah, jangan keterusan ngelucu yang gak lucu ya. Salam MUI, Mahfud Untuk Indonesia

    • Sayang, tampaknya Poros Tengah sulit untuk dibentuk, karena partai berbasis Islam sulit untuk disatukan lagi. Kecuali ada ‘tangan kuat’ yg sanggup menyatukan mereka semua … 🙂

  1. Ping-balik: Mahfud MD Ditunjuk PKB Jadi Cawapres Jokowi | Sahabat Mahfud

  2. Ping-balik: GIS Dorong Mahfud MD Dipasangkan Jokowi | Sahabat Mahfud

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: