Mahfud MD Ditunjuk PKB Jadi Cawapres Jokowi

Mahfud MD bakal cawapres Jokowi

Mohammad Mahfud MD diusulkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Joko Widodo, calon presiden (Capres) PDI Perjuangan. Mantan menteri pertahanan itu sudah mendapat mandat dari Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PKB. Namun akan disetujui atau tidaknya, tentu saja ia masih harus menunggu keputusan PDIP dan Nasdem.

“Saya baru saja bertemu dengan Muhaimin. Sudah dikonfirmasi nama saya sebagai cawapres. Tinggal menunggu persetujuan dari PDIP dan Nasdem,” kata Mahfud kepada wartawan, Senin.

Menurut Mahfud MD, PKB memang belum mencapai kesepakatan resmi dengan PDIP. Walau begitu, dia optimistis koalisi PDIP, PKB dan Nasdem akan segera terbentuk. Pasalnya, ketiga partai itu memiliki kecocokan platform. Tinggal menunggu deal politik terkait pembahasan dalam pemerintahan nantinya.

“Cuma tentu ini masih berproses dan bergerak. Hingga jadi apa belum, pasti akan terlihat dalam waktu beberapa hari ke depan. Melihat dinamika politik,” kata mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Koalisi PDIP – PKB – Nasdem Tinggal Tunggu Waktu

Mahfud MD menyatakan, ketiga partai itu akan berkoalisi menyongsong Pilpres 2014. Kendati PKB belum resmi bergabung dengan PDIP dan Nasdem, Mahfud yakin hal itu tinggal menunggu waktu.

“Namanya nanti koalisi tiga kaki. PDIP, PKB, dan Nasdem. Saya dicalonkan PKB mendampingi Pak Jokowi,” katanya.

Mahfud MD mengaku baru saja menggelar pertemuan dengan Muhaimin. Dia mendapat kepastian untuk dijadikan cawapres PKB. Meski begitu, rencana itu bisa berubah. Semuanya akan tergantung kesepakatan politik yang akan terjadi dalam waktu beberapa hari ke depan.

Kalau satu dari tiga parpol itu tidak setuju, maka bisa saja namanya terdepak dari daftar cawapres yang diduetkan dengan Jokowi.

“Ini akan terjadi dinamika politik yang cepat. Apakah tawaran PKB diterima atau tidak. Final, PKB menyodorkan nama saya,” kata mantan anggota Komisi III DPR itu.

Mahfud Bisa Bantu Jokowi Reformasi Birokrasi

Siti Zuhro, Pengamat Politik LIPI mengatakan, Mahfud MD bisa membantu Jokowi membenahi internal kepemerintahan. Sehingga Jokowi lebih pantas dipasangkan dengan Mahfud MD daripada dipasangkan dengan Jusuf Kalla.

“Kalau Jokowi-JK belum happy. JK kan 72 umurnya. Kalau orang Jawa kan nanti pakewuh, segan. Idealnya Jokowi sama Mahfud. Paling tidak, dia tidak pakewuh,” kata Siti dalam sesi tanya jawab dalam diskusi Menakar Capres-Cawapres Jawa-Luar Jawa di Jakarta, Ahad lalu.

Menurut Siti, Mahfud MD sosok negarawan yang egaliter. Jika nanti Jokowi dan Mahfud resmi ada dalam satu paket sebagai pemimpin bangsa Indonesia, maka Jokowi dan Mahfud bisa bagi-bagi tugas. Dengan pengalamannya sebagai menteri, Mahfud bisa diberi tanggung jawab memperbaiki internal pemerintahan.

“Membangun sistem konsentrasi penuh membenahi otonomi daerah, mereformasi birokrasi sebagai roda ekonomi kita,” katanya.

Menurut hasil survei Freedom Foundation, jika Jokowi dipasangkan dengan Jusuf Kalla, dipilih oleh 40,6% responden. Pasangan Jokowi-Mahfud MD dipilih 36,8% responden. Pasangan Jokowi-Akbar Tandjung dipilih 34,1% responden. Jokowi-Hatta Rajasa dipilih 24% responden. Dan pasangan Jokowi-Hidayat Nur Wahid dipilih 19,4% responden.

Darmawan Sinayangsyah, Direktur Freedom Foundation mengatakan, survei itu dilakukan pada 31 Maret hingga 7 April 2014 dengan mewawancarai 1.090 responden di seluruh Indonesia, dan tingkat kepercayaan 95 persen. (rol)

Berita tentang Mahfud MD Calon Presiden Republik Indonesia

 

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 14/04/2014, in Berita and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: