Gus Sholah Ingin Mahfud MD Jadi Wakil Jokowi

Mahfud MD & Jokowi sering ketemu

KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) Pemimpin Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, melihat masalah utama bangsa Indonesia saat ini adalah penegakan hukum dan HAM. Oleh karena itu yang pantas mendampingi calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo alias Jokowi, adalah sosok yang ahli dalam bidang hukum.

“Tadi kan saya sampaikan masalah utama kita itu hukum. Cuma itu saja. Artinya yang menguasai dan menunjukkan prestasi di negaranya,” kata Tokoh Nahdatul Ulama (NU) itu dalam konfrensi pers, usai bertemu Jokowi di Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Sabtu lalu.

Dari beberapa nama yang pantas sebagai calon wakil presiden Jokowi, hanya dua yang memenuhi kriteria itu. Yakni Mahfud MD, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, dan Abraham Samad, Ketua KPK. Dan di antara keduanya, hanya Mahfud lah yang merupakan kader NU.

Lalu apakah pernyataanya tersebut mengarah ke sosok Mahfud? Gus Solah tidak memberi jawaban tegas. “Tergantung Pak Jokowi. Kan banyak pertimbangan juga,” tutur adik Presiden RI ke-4, KH Abdurrahman Wahid itu.

Meski Gus Sholah berkelit, namun Jokowi ternyata sudah menyadari maksud dari pernyataan tersebut. “Gus Sholah tidak menyampaikan secara eksplisit nama, tetapi kalau apa tadi masalah penegakan hukum, masalah reformasi, kok feeling saya mengarah ke sana (Mahfud),” kat Jokowi sambil ketawa.

Namun saat wartawan menanyakan pendapat Jokowi tentang sosok Mahfud MD, langsung saja Ahmad Basarah, Wakil Sekjen PDIP, memotong dan mengakhiri konfrensi pers itu. Dan kemudian rombongan Jokowi langsung beranjak meninggalkan Tebu Ireng kembali ke Surabaya.

“Sudah cukup dulu sampai di sini, supaya besok ada bahan berita lagi. Syukuri dulu pertemuan kita malam ini,” kata Basarah.

Cari Dukungan NU Jokowi Gaet Khofifah

Joko Widodo alias Jokowi, Calon Presiden dari PDI Perjuangan, menunjuk Khofifah Indar Parawansa (KIP) menjadi jurubicara tim pada pemilihan presiden mendatang. Penunjukan Ketua PP Muslimat NU itu dinilai sebagai langkah politik yang cerdas dari Jokowi.

“Langkah ini akan membuat suara warga Muslimat NU di negeri ini solid mendukung Jokowi dalam Pilpres Juli nanti,” kata Muhammad AS Hikam, pakar politik, Sabtu lalu.

Hikam melihat Khofifah adalah tokoh yang saat ini paling kharismatik, dan mampu memobilisir voting kaum perempuan NU. Bukan hanya Muslimat, tetapi juga Fatayat dan IPPNU, bahkan PMII dan ISNU.

Selain itu KIP juga punya daya tarik yang sangat kuat di luar NU. Dalam analisa Hikam, dukungan Muslimat NU adalah capaian strategis, karena pemilih perempuan mayoritas di negeri ini, dan khususnya suara kaum perempuan NU, sangat solid serta cenderung ‘en-bloc’ mengikuti pimpinannya.

“Memegang KIP adalah kunci paling utama untuk menangguk suara Muslimat NU, sebab sebagai Ketua Umum underbouw NU, KIP jelas memiliki pengaruh besar sebagai vote getter sampai ke tingkat akar rumput,” papar Hikam.

Hikam memperkirakan keberhasilan Jokowi merangkul Khofifah, dan apalagi bila menjadikan Mahfud MD sebagai cawapresnya, akan membuat dukungan kaum Nahdliyyin kepada Jokowi akan sangat solid. Bahkan bisa lebih solid dibanding ketika mantan Ketua PBNU, Hasyim Muzadi dan mantan Ketua NU Solahuddin Wahid menjadi capres pada 2004.

Kalaupun masih ada kantong-kantong Nahdliyin di PPP, menurut Hikam, tampaknya pengaruhnya sangat kecil. Apalagi jika kubu PPP yang bersimpang jalan dengan Suryadharma Ali memberikan dukungan kepada Jokowi.

Sebab kubu anti-SDA juga terdiri atas tokoh-2 NU, baik di pusat maupun daerah. Belum lagi jika diperhitungkan fakta, bahwa Pilpres adalah soal figur, bukan partai. Pendukung PPP dari NU, termasuk Muslimat tentunya, akan lebih cenderung mengikuti KIP.

“Jokowi tampaknya sangat serius melakukan komunikasi politik kepada ormas Islam terbesar di Indonesia ini. Dan keberhasilan beliau menjadikan KIP sebagai jubir akan sangat memperkuat posisinya, bukan saja di kalangan NU, tetapi juga utuk voters kaum perempuan secara umum,” ulas Hikam. (jpn)

Berita tentang Mahfud MD dan Calon Presiden Republik Indonesia

Iklan

About Achmad Fauzi

Achmad Fauzi Asmuni, tinggal di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Posted on 04/05/2014, in Berita and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Kasih koming dong :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: